Showing posts with label Budidaya Tanaman Hias. Show all posts
Showing posts with label Budidaya Tanaman Hias. Show all posts

Saturday, 26 January 2013

Budidaya Palem dan Cara Menanamnya


Palem salah satu jenis tanaman yang digolong pada jenis tanaman hias, tanaman hias yang satu ini sangat banyak penggemarnya karena selain keindahan yang dimilikimya tanaman ini cukup mudah dalam perawatannya di banding tanaman hias lainnya.

Palem atau dengan nama lain Palma memiliki jenis yang bermacam-macam dan hidupnyapun ada yang tumbuhnya secara berumpun. Tanaman ini tidak hanya tumbuh di negara Indonesia tetapi di negara Jepang dan Australia banyak dijumpai.

Jenis-jenis palem memiliki sifat yang berbeda-beda antara satu dan yang lainnya. Ada  yang suka dengan cahaya penuh, cahaya semi, dan tidak suka cahaya. Karena tanaman ini dapat tumbuh dengan media tanam dengan segala macam maka di Indonesia banyak yang melakuan pembudidayaannya.

budidaya, tanaman, palem, cara menanam

Cara Budidaya Palem

Bibit Palem, karena tanaman ini hidupnya berkelompok dan rumpun maka untuk pemilihan bibit bisa di ambil dari setiap rumpun yang menghasilkan pohon muda.

Cara Menanam, meskipun tanaman ini dapat ditanam dengan segala jenis media, tetapi sebaiknya gunakan bahan campuran seperti tanah, humus, dan pasir dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Kemudian campuran di aduk dan tambahkan pupuk kandang yang sudah kering ¼ bagian. Selanjutnya masukan dalam pot jika menanam di pot. Sebelum bibit disemaikan, basahi dahulu media tanam sampai airnya merembes kedalam pot.

Cara Budidaya Euphorbia dan Budidaya Puring


Puring tanaman hias yang berasal dari Indonesia, tepatnya dari daerah Maluku. Nama latin untuk puring adalah Codiaeum variegatum pictum dan ada yang menyebutnya Croton. Tanaman ini termasuk tumbuhan semak-semak, serta dapat mencapai tinggi sekitar 1-5 meter.

Puring memiliki jenis yang cukup banyak, varitas tanaman ini terletak pada bentuk dan warna daun. Bentuknya ada yang kurus panjang, bulat panjang, dan bulat lonjong. Sedangkan warnanya ada yang cokelat, kuning, berbintik-bintik, merah, merah muda, merah tua, dan masih banyak yang lainnya.

Cara Budidaya Puring  

Sifat puring menyukai tempat yang terbuka dan suka terkena sinar matahari langsung. Meskipun demikian, puring dapat tumbuh di dalam ruangan yang teduh. Namun, harus sesekali dikeluarkan agar terkena sinar matahari. Puring menyuakai air, karena itu harus rajin disiram.


puring, budidaya, tanaman, cara menanam

Cara menanam puring baik ditanam di media tanah langsung, akan tetapi bisa juga di dalam pot. Untuk menanam di dalam pot, sebaiknya menggunakan campuran tanah, humus, dan pasir dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Kemudian, masukan bibit pada pot yang sudah diisi dengan media tanam tadi.

Puring jika sering dipangkas akan cepat lebat dan kelihatan indah menarik, dan perawatan puring sangat mudah cukup dengan menyiramnya setiap hari. Puring dapat dikembang biakan dengan cara di stek dan di cangkok. 


Euphorbia

Euphorbia banyak ditanam di Indonesia. Tanaman ini termasuk tanaman yang menyukai sinar matahari secara penuh dalam kelangsungan hidupnya sebagaimana tanaman sekulen lainnya. 
budidaya, euphorbia, tanaman 
Euphorbia menyimpan cadangan air dalam batangnya sehingga tanaman ini memiliki banyak getah. Euphorbia termasuk tumbuhan berumah satu, artinya dalam satu bunga terdapat putik dan benangsari sekaligus sehingga kemungkinan terjadinya pembuahan sangat besar.

Euphorbia termasuk tanaman yang mudah beradaptasi, walaupun menyukai udara dan cuaca yang panas tetapi euphorbia dapat hidup di tempat yang bersuhu rendah.
Sifat euphorbia
  • Menyukai sinar matahari yang penuh, sama seperti tempat asalnya yang panas dan tanah yang tandus. Euphorbia menyukai sinar matahari langsung dengan penyinaran sekitar 8 jam sehari. Jika intensitas sinar matahari kurang dari 70% maka tanaman euphorbia akan mengalami hambatan.
  • Tidak menyukai air, meskipun sifatnya tidak menyukai air tetapi tanaman ini tetap membutuhkan aiar untuk kelangsungan hidupnya, euphorbia menyimpan cadangan airnya  dibagian batang sehingga dapat bertahan hidup di daerah tandus dan kering.
  • Menyukai media porous, euphorbia hendaknya ditanam pada tanah yang mengandung banyak unsure haranya dan yang mudah mengalirkan air.

Cara Budidaya Euphorbia

•    Bibit Euphorbia
Bibit euphorbia juga dapat secara generative muncul dari bakal buah. Semula buah berwarna hijau lama-kelamaan berubah kecoklatan pertandah buah sudah tua. Sebelum buah pecah sebaiknya dipetik. Bijinya berwarna cokelat tua atau kehitaman berbentuk seperti tanda koma. Setelah itu biji dapat segera disemaikan. Sedangan untuk cara vegetative biasanya dengan cara stek dan grafting. Tetapi untuk mempermudah kita bisa mendapatkan bibit euphorbia di took-toko tanaman.

•    Penanaman Euphorbia
Euphorbia sebenarnya dapat ditanam secara langsung di tanah. Tetapi, umumnya di tanam di pot sebab dengan ditanam di pot waktu euphorbia berselimut bunga dapat diletakan di tempat yang dikehendaki.

Gunakan pot yang berdiameter sekitar 15 cm. Dengan ukuran itu, volume media tanam memadai untuk menampung perakaran. Media tanam untuk euphorbia yang penting tanah yang porous dan mengandung banyak unsure hara. Jadi, dapat direkayasa sendiri dari berbagai jenis bahan yang jika dicampur memiliki sifat tersebut.

Misalnya, mencampur kan tanah merah, pupuk kandang, humus bamboo, dan sekam bakar dengan perbandingan 2 : 3 : 3 : 2 atau campuran dan komposisi yang lainnya. Selanjutnya masukan media tanam ke dalam pot sampai setengah kedalaman pot.

Masukan euphorbia kedalam pot dan atur letaknya sehingga berdiri tegak. Setelah itu, timbun dengan media tanam sampai bibir pot. Siram hingga air keluar melalui lubang dasar pot kemudian tempatkan euphorbia di tempat yang teduh.

Kalau artikel ini bermanfaat bagi anda, tolong share keteman anda melalui google plus [g+] dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Trima kasih

Friday, 25 January 2013

Budidaya Kaktus dan Cara Menanam Kaktus

Kaktus sudah lama dikenal di Indonesia. Kaktus berasal dari kata caktos yang artinya tanaman berduri, sebab tanaman ini berbatang besar, berbulu, dan berduri. Kaktus berasal dari negara Meksiko tanaman ini merupakan tumbuhan sekulen, yaitu tanaman  yang banyak mengandung air. Untuk mempertahankan hidupnya di daerah yang panas dan kering. Maka kaktus tidak memiliki daun dan dapat menyimpan air pada batangnya.

Kaktus salah satu tanaman yang memiliki banyak jenis, dari jenis-jenis kaktus ada terdapat hasil penyilangan spesies. Diantaranya Notocactus tubiflora cristata atau kaktus kentang, Mammillaria xantina atau disebut kaktus kendil, Gymnocalycium hanovichiivarred cap atau kaktus kepala merah, var black cap atau kepala hitam, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Yang membedakan yang satu dengan yang laiunnya adalah bentuk, warna batang dan bunganya, besar-kecilnya duri. Menurut bentuknya kaktus ada yang bulat, bulat pipih, silinder, dan ada yang seperti lonceng. Menurut warna batangnya, ada yang putih, ungu, kuning, merah muda, sampai merah tua. Durinya pun ada yang berwarna, lembut, panjang, pendek, dan yang lainnya. Karena keindahannya itu maka kaktus banyak dibudidayakan, di bawah ini cara budidaya kaktus dan cara menanamnya.

budidaya, kaktus, cara menanam, tanaman

2. PEMBUDIDAYAAN  KAKTUS

a.  Sifat kaktus
Kaktus meyukai sinar matahari sesuai dengan habitatnya yang panas dan juga menyukai sirkulasi udara yang baik, sebab kaktus berdaging tebal  akan membusuk jika medianya terlalu banyak air sehingga menjadi lembap.

b. Penanaman Kaktus
1)  Bibit kaktus
Kaktus dapat diperbanyak melalui biji atau juga dapat dari anakan atau tunas dari menyemai sendiri dan dapat membeli di took-toko tanaman hias.

2)  Cara menanam kaktus
Kaktus dapat ditanam di tanah secara langsung dan juga di dalam pot.
Bila ditanam di tanah langsung, komposisi media tanahnya cukup tanah liat, humus, dan pasir.
Bila ditanam dipot, media tanam yang digunakan campuran tanah liat, pasir, dan humus dengan perbandingan 2:2:1 dan ditambah bubuk kapur, batu bata dan bubuk tulang. 

Tambahan itu untuk menghilangkan rasa asam pada tanah sebaba tanah yang kelebihan asam mengakibatkan tanaman tidak dapat tumbuh subur.
Namun, campuran tersebut tidak mutlak untuk semua jenis kaktus sebab ada tanaman yang tidak dapat tumbuh dengan baik komposisi media ini.

Kemudian masukkan biji atau tunas pada media yang sudah disiapkan. Usahakan letak tunas di tengah media, sekitar 3 tahun kaktus akan berbunga.

Kalau artikel ini bermanfaat bagi anda, tolong share keteman anda melalui google plus [g+] dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Trima kasih

Budidaya Adenium dan Cara Menanamnya

Tanaman yang satu ini banyak diminati di Indonesia maka tidak heran banyak para pecinta tanaman ini membudidayakan adenium, adenium selain memiliki keindahan warna pada bagian daunnya bagian bonggolnyapun memiliki keunikan.
Adenium berasal dari gutun pasir di Afrika dan jazirah Arab. Adeneium termaasuk tanaman sekulen atau tanaman yang mengandung banyak air dengan ciri utama salah satu bagian tanman digunakan untuk menyimpan air.

Sifat Tanaman Adenium

Adenium tanaman hias yang dapat beradaptasi dan mudah tumbuh, namun tidak sedikit para pecinta adenium merasa kesulitan ddalam memliharanya, biasanya yang sering dikeluhkan oleh para pemilik adenium ialah jarang berbunga, pertumbuhan lambat, dan akar busuk. Untuk menghilangkam masalah-masalah tersebut kita harus mengetahui sifat-sifat yang adenium, diantaranya:

•    Tidak suka air

Adenium bukan berarti tidak membutuhkan air. Adenium memiliki tempat menyimpan air di dalam batangnya sehingga dapat beradaptasi di daerah kering dan tandus. Adenium tidak dapat bertahan di daaerah basah atau lembab. tanah yang basah justru menghambat pertumbuhan, terutama menyebabkan busuk akar.

•    Suka sinar matahari yang penuh

Di tempat asalnya yang panas maka tanaman yang satu ini hidupnya sangat tergantung pada sinar matahai. Supaya dapat tumbuh dengan baik, tempatkan adenium di tempat yang mendapatkan sinar matahari penuh sepanjang hari.

•    Menyukai media porous

Adenium sebenarnya dapat tumbuh di tanah dengan segala kondisi, tetapi untuk dapat tumbuh dengan optimal adenium memerlukan tanah yang porous atau mudah mengalirkan air.
Cara Budidaya Adenium

•    Bibit adenium
Bibit adenium dapat diperoleh dari perbanyak secara generative berupa biji. Biji ini merupakan hasil dari penyerbukan di dasarbunga yang berlanjut menjadi bakal buah. Sekitar dua bulan buah akan masak. Segera petik kemudian ambil biji-bijinya. Maka biji siap untuk dijadikan bibit. Sedangkan secara vegetative berupa stek, cangkok, dan grafting.

•    Cara menanam adenium

Cara menam di tanah : Penanaman adenium langsung di tanah yang harus dilakukan adalah membuat lubang tanam dengan ukuran sekitar 30 x 30 x 30 cm. biarkan lubang terbuka selama 2 minggu supaya bibit hama dan penyakit mati. Kemudian lubang tanam diuruug dengan top soil yang telah dicampur pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1. Selanjutnya penanaman bibit.

Cara menanam di pot : Media tanam untuk tanaman adenium di dalam pot harus subur dan porous atau tidak mengikat air terlalu lama. Bahan media tanam  tersebut diantaranya pasir bangunan, pupuk kandang, dan sekap padi, dengan perbandingan 2 : 2 : 1. Kemudian media tanam dimasukan ke dalam pot setelah dasar pot yang berlubang ditutup pecahan genting atau kerikil agar media tanah tidak keluar saat disiram air.

budidaya, adenium, cara menamnya, tanaman

Generative
Secara generative, yaitu perbanyakan tanaman melalui perkawinan. Proses ini diawali dengan bertemunya kepala putik yang merupakan organ kelamin betina dengan serbuk sari yang merupakan organ kelamin jantan. Proses itu disebut penyerbukan.

Penyerbukan secara alami adalah penyerbukan yang terjadi berkat bantuan angina tau serangga. Tidak semua bunga bakal menjadi buah jika mengandalkan cara ini sebab kadang tidak ada serangga yang hinggap dan tidak ada angin bertiup. Penyerbukan buatan adalh penyerbuksan dengan batnuan manusia.

Dari satu tangkai pilih salah satu  bunga yang sehat. Bunga yang diserbuk pilih yang sudah mekar kira-kira 3 hari. Kemudian robek corong bunga. Dengan kuas kecil, serbuk sari diambil, dan dioleskan ke kepala putik, tetapi benang sari bunga yang diserbuki harus dibuang dahulu. Kira-kira 4 hari, bunga layu dan rontok. Jika penyerbukan berhasil, didasar bunga terlihat bakal buah. Perbanyakan generative juga dapat dilakukan dengan biji.

Vegetative
Secara vegetative tanaman adenium dapt dilakukan dengan cara setek batang. Teknik setek batang pada adenium yaitu dengan cara memilih batang terlebih dahulu dengan memilih batng yang berdiameter minimal 2 cm, batng sehat, dan cukup umur.

Cabang pilihan tersebut kemudian dipotong dengan arah miring. Apabila menginginkan akar cepat tumbuh, pangkal  cabang yang telah dipotong diolesi zat perangsang akar.

Kemudian setek diangin-anginkan selama dua hari supaya pangkalnya kering atau sudah tidak ada getahnya. Selanjutnya, stek diatanam di media tanam yang sudah disiapkan dengan perbandingan 2 : 2 : 1 antara pupuk kandang, pasir halus, dan tanah subur. Media tanam letakkan pada tempat yang teduh dan setiap hari disiram.

Setelah 2 minggu, setek akan bertunas pertanda stek telah berhasil, sebaliknya jika tidak muncul tunas pertanda setek mati.

Grafting
Grafting adalah penggabungan batang bawah dan batang atas dari tanaman yang berbeda tetapi masih dalam satu family.

Teknik grafting pada adenium, yaitu menyiapkan batang atas dan batang bawah. Untuk batang atas pilih tanaman sehat dan berdaun subur. Sementara untuk batang bawah pilih bonggol yang sehat dan tidak busuk. Diameter batang bawah sebaiknya sedikit lebih besar  dari batang atas.

Batang bawah dipotong dengan bentuk V, sedangkan batang atas dipotong dengan bentuk V terbalik. Masukkan batang atas ke dalam celah batang bawah supaya keduanya menyatu. Sambungan tersebut  kemudian diikat dengan potongan plastic bening.

Usahakan sambungan menutup secara sempurna agar sambungan tidak terkena air dan letakan di tempat yang teduh. Untuk mengurangi penguapan dan mempercepat pertumbuhan tunas, sisakan 2-4 helai daun. Sekitar dua minggu, hasil penyambungan akan terlihat dengan munculnya tunas daun pada cabang batabg atas.

Kalau artikel ini bermanfaat bagi anda, tolong share keteman anda melalui google plus [g+] dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Trima kasih

Sunday, 26 August 2012

Cara Mempercepat Pertumbuhan Palem

Tak perlu menanti 8 tahun jika ingin memanen palem ekor tupai setinggi 3 meter. Percepatan pertumbuhan palem dimulai sejak persemaian. Biji palem lama berkecambah karena bakal tunas harus menembus tempurung yang keras, agar tunas cepat keluar biji harus dibebaskan dari kulit dan serabut.

Tiga Minggu Bertunas


cara, Mempercepat, Pertumbuhan, Palem, Budidaya Palem, Palem ekor tupai

Untuk memacu perkecambahan biji diletakan diatas tanah. Lalu disiram setiap hari hingga becek. Daging atau sabut yang manis mengundang semut menghabiskan serabut hingga membusuk. Dua minggu kemudian batok sudah kelihatan. Biji lantas dipindah kemedia persemaian.

Biji ditebar dalam pot berisi campuran tanah, pupuk kandang, dan serutan kayu dengan perbandingan seimbang. Pupuk kotoran kambing cocok untuk biji berkulit keras. Lalu siram sehari sekali setiap sore.


Tumbuh Lebih Cepat Dengan  Pupuk dan Pengairan Rutin

Setelah 3 minggu tunas keluar. supaya tidak repot untuk menyiramnya ada cara lain. setelah biji diletakan diatas media, siram basah lalu tutup pot dengan plastik. Selama 10 hari atau 2 minggu tidak perlu disiram. Akar sudah tumbuh.
Cara lain, biji direndam selama 3 hari lalu kulit dan daging buah digosok-gosok agar mengelupas. Kemudian biji ditiriskan dan dijemur sampai kering. Ketika akan disemai biji direndam lagi dalam larutan fungisida. Tujuannya supaya tempat akar keluar melunak. Lalu disimpan dalam kantung plastik ditempat teduh sampai berkecambah sebulan kemudian.

Setelah itu bibit dipindahkan ke polibag tunggal berisi media tanah, pupuk kandang, dan serutan kayu. Enam bulan kemudian ganti dengan polibag seukuran karung. Media campuran pasir, pupuk kandang, dan serutan kayu dengan perbandingan 1/2:1:2 atau 1:1:1. Gunakan pasir lumpur yang diambil dari dasar kolam atau sungai.

3 Kali lipat

Selama dipolibag bibit rutin dipupuk dan disiram. Gunakan pupuk ZA yang diberikan setiap  10 atau 20 hari sekali. Dosisnya 1/2 sedok teh untuk polibag kecil, 1 sedok makan untuk polibag besar. Pemupukan terutama diberikan pada bulan-bulan panas saat palem aktif tumbuh.

Penyiraman bibit 2 kali sehari dengan cara dileb seperti sawah. Semua palem memang tahan kering. Namun, pengairan terutama selama musim kemarau akan membuat pertumbuhannya lebih baik. Palem yang senang naungan sesitif terhadap kekeringan. Ia langsung layu dan daun langsung sobek-sobek. Hal sama berlaku pada palem jenis pendek sehingga membutuhkan penyiraman rutin. Setelah tinggi batang 45-50 cm bibit siap dipindahkan kelapang.

Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui google plus [g+] dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Trima kasih atas partisipasinya.

Cara Memperbanyak Palem Bismark

Perbanyakan palem bismark cukup sulit, sebab hanya bisa dilakukan lewat biji. Padahal untuk membentuk biji itu dibutuhkan lebih dari satu pohon. Ia memang bersifat dioecious (berumah dua), yakni alat kelamin jantan dan betinanya berada pada pohon yang berbeda.

Cara, memperbanyak, palem, bismark, budidaya, palem bismark, cara memperbanyak palem

Di Indonesia palem yang mulai terkenal keindahannya ini belum bisa menghasilkan buah, sebab ia berumah dua, artinya kelamin jantan (bunga jantan) dan betinanya (bunga betina) berada pada tanaman yang berbeda. Jadi ia harus diimpor dari Madagaskar tempat asalnya, atau dari Australia tempat palem bismark banyak ditanam.


Berbeda dengan palem ekor tupai, yang diimpor dalam bentuk buahnya, impor palem bismark adalah bijinya. Bentuk bijinya bulat, dengan sedikit tonjolan beralur membujur, biasanya berwarna cokelat kehitaman. Tempurungnya tebal dan teksturnya sangat keras.

Pengecambahannya memang agak sulit. Bahkan kalau salah, tunas yang diharapkan tidak akan pernah muncul, sebab rusak atau membusuk.

Tahapan memperbanyak palem bismark:

1. Biji yang baru datang dari luar negeri (impor) itu direndam dalam air selama lebih kurang 2 hari, untuk melunakkan bagian tempat keluarnya ‘akar’. Tujuannya agar air dapat masuk dan merangsang perkecambahan embrio.

2. Untuk mempercepat perkecambahan, bagian yang keras dekat keluarnya ‘akar’ itu dikerok dengan pisau atau dikikir sampai kira-kira ¾ bagian kulitnya aus. Perlakuan ini bisa meningkatkan viabilitas (daya tumbuh) biji, sebab tempurung yang keras itu sering terjadi penghalang terjadinya proses imbibisi (masuknya air kedalam embrio biji untuk merangsang perkecambahan) atau keluarnya akar.

3. Biji-biji basah tersebut lalu dimasukkan kedalam kantong plastic kedap air berwarna gelap untuk merangsang perkecambahan. Upayakan agar selama perlakuan ini kebersihan terjaga, dan hindari kontaminasi jamur atau bakteri pembusuk. Letakkan plastik tersebut di tempat teduh.

4. Biji yang bagus  akan berkecambah maksimal 3 minggu kemudian. Tapi kalau biji tersebut sempat dorman, maka perkecambahannya bisa sampai satu tahun.

5. Satu minggu sekali plastik dibuka untuk mengambil biji-biji yang telah berkecambah, dan selanjutnya biji-biji tersebut dimasukkan kedalam mos lembab selama 2-3 hari.

6. Bila ujung akar terlihat meruncing, biji tersebut dipindahkan ke dalam pot pesemaian dengan media pasir beton kasar yang telah dicuci bersih. Tinggi media kira-kira 20 cm.

7. Peletakan biji agak miring kebawah, supaya akar bisa langsung menembus media. Selanjutnya biji tersebut ditimbun pasir sedalam 10 cm, tapi jangan ditekan supaya tidak padat. Jumlah biji kira-kira 10-15 buah/pot ukuran 25 cm.

8. Tutuplah pot tersebut dengan plastik transparan dan simpan di tempat teduh supaya tidak kepanasan serta kelembapan media tetap terjaga.

9. Dua bulan kemudian, biji-biji tersebut beserta akar-akarnya terlihat muncul dipermukaan tanah. Biasanya 3 bulan setelah itu ujung daun mulai tersembul. Pemunculan daunnya unik, bukan dari lubang akar sebagaimana umumnya palem, melainkan dari ruas pertama ‘akar’.

10. Bibit boleh dipindahkan ke pot tunggal berukuran 15 cm x 25 cm, setelah panjang kecambahnya mencapai 25-30 cm, dan telah memiliki akar serabut yang cukup banyak. Medianya campuran tanah, pasir, dan humus, dengan perbandingan 1:1:1.

11. Jangan meletakkan pot ini di tempat yang terkena sinar matahari langsung, sampai kira-kira 2 daun muncul. Kemudian pindahkan tanaman ke pot yang lebih besar. Media pot pembibitan kedua berupa pasir, tanah kebun, dan pupuk kandang, dengan perbandingan 1:1:1. untuk memacu/mempercepat pertumbuhannya boleh juga ditambahkan pupuk daun,setiap 1-2 minggu sekali. Tanaman dalam pembibitan tahap kedua ini boleh terkena sinar matahari langsung.

12. Bila tanaman telah memiliki 3-4 helai daun yang terbuka, ia harus dipindahkan ke tanah supaya pertumbuhannya lebih cepat.

Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui google plus [g+] dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Trima kasih atas partisipasinya.

Cara Memperbanyak Heliconia untuk Pot

Asalkan rimpangnya ikut terbawa saat dipisahkan. Perbanyakan heliconia pasti berhasil, berikut cara-caranya :

a. Yang bisa dsipisahkan adalah rumpun telah mempunyai anakan cukup banyak dan pernah       berbunga. Biasanya dalam kondisi seperti itu, rimpang heliconia cukup panjang dan besar, sehingga memudahkan pemisahan dan mengurangi resiko kematian.

b. 1. Rumpun yang ditanam di tanah pemisahannya dilakukan dengan cara menggali tanah disekitar rumpun sampai rimpang tanaman kelihatan. Potong rimpang itu dengan pisau tajam dibagian yang ingin dipisahkan. Sebaiknya rimpang yang hendak dipisahkan memiliki tunas supaya pertumbuhannya cepat.

b. 2. Pemisahan pada rumpun dalm pot dilakukan dengan cara mengeluarkan tanaman dari dalam pot. kurangi tanahnya sampai rimpangnya tampak, lalu potong rimpang yang akan dipisahkan dengan pisau tajam.

Cara, Memperbanyak, Heliconia, jenis heliconia

c. Isi pot dengan campuran media tanah dan pupuk kadang dengan perbandingan 1 : 1 setengahj bagian pot. Kemudian masukan rimpang heliconia kedalamnya.  Timbundengan media yang sama sampai penuh, lalu tekan-tekan agar tanaman tegak dan kokoh.

d. Siram dengan air secukupnya, lalu tempatkan ditempat teduh sampai keluar tunas yang baru. Selanjutnya dipindahkan ke tempat yang terkena sinar matahari penuh.



Budidaya Mawar Holland

Idealnya mawar ditanam di daerah yang berketinggian minimal 900 meter dpl. apabiala kurang dari itu kuncup bunganya kecil, suhu udara sebaiknya 15-22 derajat C, kelembapan 75%. Tanah gembur yang ber-pH netral sangat mendukung pertumbuhannya.

Bibit

Mawar hibrida umunya ditanam dari bibit, yang diimpor dalam bentuk setek yang sudah berakar. Ada 3 macam setek mawar impor menurut umurnya. Yang masih dalam bentuk setek mata tidur, sudah umur 6 bulan, dan yang lebih dari 6 bulan.

Budidaya, Mawar, Holland, Budidaya mawar holland, Mawar merah, Mawar putih

Dibuat bedengan

Setelah tanah diolah dan digemburkan, dibuat bedengan-bedengan untuk memudahkan penanaman dan perawatan. Lebar bedeng kira-kira satu meter, tinggi 12-25 cm, dan panjangnya disesuaikan dengan kondisi lahan. Jarak antara bedengan  30-50 cm.
Tiap satu meter persegi bisa ditanam 7-8 tanaman. Supaya tanaman tumbuh teratur, kiri kanan bedengan dibatasi dengan tali yang direntangkan dari satu ujung ke ujung lainnya.
Air dan Pupuk

Penanaman mawar dari bibit setek berakar bisa dipetik bunganya setelah 4-5 bulan. Tanaman akan terus menghasilkan bunga, dengan masa produktif 3-5 tahun. Selama  masa itu tanaman membutuhkan perawatan yang memadai.

Mawar tergolong tanaman yang banyak membutuhkan air, tapi tidak boleh berlebih. Setiap hari tanaman disiram dengan air secukupnya. Penyiraman pada areal yang luas dilakukan dengan drip system (sistem tetes air) bersamaan dengan pemupukan.

Untuk menghindari curah hujan yang berlebihan sebaiknya lahan di beri naunggan , misalnya, menanam mawar di bawah bangunan kayu yang beratap plastik.

Pruning dan Bending

Untuk produksi bunga potong, setiap taun tanaman perlu dipangkas atau pruning. Tujuannya untuk menumbuhkan tunas-tunas baru dan membuang bagian tanaman yang rusak. Untuk maksud ini dilakukan pemangkasan total batang/cabang tanaman, sekitar 15-30 cm diatas tanah. Kira-kira 8 minggu sejak pemangkasan itu tanaman sudah dapat dipetik bunganya lagi.

Kadang bunga dibutuhkan dalam jumlah banyak, tapi kondisi tanaman tidak memungkinkan, misalnya banyak batang yang telah tua, bunganya kecil dan tidak produktif, untuk mengatasi hal itu dapat dilakukan bending. Sebenarnya  bending ini dimaksudkan untuk mempercepat tumbuhnya tunas-tunas baru yang menghasilkan bunga.

Bending dilakukan kira-kira 8 minggu sebelum bunga dibutuhkan. Yang di-bending adalah batang yang sudah tinggi dan produksinya menurun, bunganya kecil-kecil. Dengan demikian akan diapatkan  bunga yang lebih besar dan bagus. Caranya, batang ditekuk atau dibengkokan tepat di dekat ruasnya. Setelah 2-3 minggu akan tumbuh tunas-tunas baru, maka batang lama dipangkas. Lima atau enam minggu kemudian tanaman sudah menghasilkan bunga.

Hama dan Penyakit

Untuk mengembalikan kerusakan karena hama dan penyakit seperti tungau, aphid dan thrip; dan infeksi cendawan mildew, seminggu sekali tanaman diseprot dengan pestisida yang sesuai. Sementara itu tanaman tetap disiram dan dipupuk.

Panen

Untuk tukuan komersial mawar dipanen sebelum mekar. dengan cara ini diharapkan bunga akan mekar sedikit demi sedikit ditangan konsumen.
Tangkai bunga dipotong sesuai dengan panjang tangkainya, Setelah itu dikelompokan berdasarkan panjang tangkai, warna atau jenisnya. Setelah itu dikelompokan berdasarkan panjang tangkai, warna atau jenisnya.
Di tingkat produsen bunga mawar diikat menurut kelompoknya, perikat berisi 20 tangkai bunga. Sebelum sampai ketangan floris, tangkai bunga direndam dalam air yang bersih.


Cara Memperbanyak Bromelia

Menunggu bromelia beranak secara alami perlu waktu 1-2 tahun. Jumlah anakan yang diperoleh pun hanya 2-3 tanaman. Ada cara cepat untuk memperbanyak anakan. Dalam 9 bulan sudah panen 2-3 anakan dan diulang setiap 2 bulan.
cara memperbanyak bromelia, tanaman bromelia

 

Cara-cara memperbanyak

  •     Ambil sebuah bambu berdiameter 1 cm sepanjang 20-30 cm. Runcingkan ujungnya. Siapkan bromelia remaja berumur 5-7 bulan dan sehat.

  •     Tancapkan bambu di tengah pucuk tanaman. Tusuk hingga sedalam 4-5 cm di titik tumbuh. Bila tidak tepat, pucuk tetap tumbuh tapiu daun rusak karena bolong. Bambu bisa dicabut atau dibiarkan.


  •  Bila penusukan berhasil, warna daun bromelia kian cerah. sebulan kemudian terbentuk 1-2 anakan. Biarkan hingga pucuk daun terbuka penuh. Bibit yang pucuknya belum membuka berdaya tahan rendah sehingga cepat mati.

  •  Ambil pisau yang tajam dan bersih. Iris anakan di pangkal batang

  •   Biarkan bibit itu 1 hari agar pangkal batang mengering. Bila masih basah bibit gampang rusak.

  •  Siapkan pot 5 cm. Isi dengan media campuran sekam dan serutan kayu dengan perbandingan seimbang, atau cincanga batang pakis. Tanam dengan menancapkan di media.

  •  Letakkan bibit di bawah naungan jaring plastik 55%. Perawatan cukup dengan menyiram setiap hari.

Buket Bunga ala Belanda

Bunga salah satu hiasan yang banayak menarik perhatian orang, terutama bunga hias yang sering dijadikan hiasan dalam ruangan atau indor. Dari berbagai macam jenis bunga ada salah satu jenis bunga yang sering dicari orang untuk dijadikan simbol ungkapan perasaan hati seseorang, ya benar....., pasati bunga mawar yang indah itu.

Tentunya ungkapan hati yang disimbolkan pada bunga sangat bervariasi, karena dalam simbol bunga ditentukan dengan warna bunga tersebut, Namun beda halnya dengan kumpulan bungan-bunga dalam satu vas dengan nama lain buket, yang sering dijadikan hiasan atau aksesoris dalam ruangan rumah dan acara-acara tertentu.

Buket, Bunga, Belanda, Bunga mawar, cara membuat buket

Buket juga sering diidentikan dengan simbol kebahagiaan, dengan isinya yang bermacam-macam bunga dapat menggambarkan susana disekitarnya, maka tak heran buket bunga selain hiasan indor sering dihadirkan dalam acara-cara tertentu, seperti pernikahan, ulang tahun, dan acara-acara yang bernuansa kebhagiaan.

Tip Membuat Buket ala Belanda

Siapkan bunga 6-8 jenis dengan dengan beragam warna dan ukuran, serta daun potong diletakan berderet-deret. Ambil masing-masing 1 tangkai berjenis besar sebagai fokus pandangan, filler, dan daun. Letakan di tangan kiri. Ambil setangkai bunga dari baris pertama, tambahkan pada buket.

Kemudian putar buket 60 derajat ke kiri, letakan 1 tangkai lagi dari baris sama. Putar kembali 60 derajat, tambahkan 1 tangkai lagi. Lakukan hal yang sama dari bunga baris berikutnya. Bila bunga masih tersisa ulangi kembali dari baris 1 hingga bunga baris terakhir habis. Kemudian ikat dengan karet gelang. Potong tangkai 40-50 cm. Lalu bungkus dengan platik transparan.